Sanad atau isnad secara bahasa artinya sandaran,
maksudnya adalah jalan yang bersambung sampai kepada matan, rawi-rawi yang
meriwayatkan matan hadits dan menyampaikannya. Sanad dimulai dari rawi yang awal
(sebelum pencatat hadits) dan berakhir pada orang sebelum Rasulullah Shallallahu
‘alaihi wa sallam yakni Sahabat. Misalnya al-Bukhari meriwayatkan satu hadits,
maka al-Bukhari dikatakan mukharrij atau mudawwin (yang mengeluarkan hadits atau
yang mencatat hadits), rawi yang sebelum al-Bukhari dikatakan awal sanad
sedangkan Shahabat yang meriwayatkan hadits itu dikatakan akhir
sanad.
Matan secara bahasa artinya kuat, kokoh, keras, maksudnya adalah isi, ucapan atau lafazh-lafazh hadits yang terletak sesudah rawi dari sanad yang akhir.
Matan secara bahasa artinya kuat, kokoh, keras, maksudnya adalah isi, ucapan atau lafazh-lafazh hadits yang terletak sesudah rawi dari sanad yang akhir.